Setelah Amerika Serikat memblokir Huawei, Rusia melakukan hal yang berbeda

Huawei
Bagikan

Huawei

Huawei, yang telah diblokir oleh Amerika Serikat, telah diperlakukan secara berbeda oleh pemerintah Rusia. Operator seluler terbesar di Rusia, sistem telepon seluler (MTS), bekerja dengan Huawei untuk membuat jaringan 5G.

Berdasarkan perjanjian tersebut, MTS dan Huawei akan mulai mengembangkan dan menguji jaringan 5G pada tahun 2020. Kedua pemimpin, yaitu Vladimir Putin dan Xi Jinping, menyaksikan perjanjian tersebut.

Perjanjian ini ditandatangani oleh Guo Ping, presiden Huawei dan CEO MTS, Alexander Kornya. Menurut Kor, perjanjian ini merupakan kolaborasi strategis untuk meluncurkan jaringan generasi kelima dalam waktu dekat.

Kami berdua mendorong kerja sama strategis antara kedua perusahaan di bidang teknologi tinggi. Sehingga dalam waktu dekat saya bisa meletakkan dasar untuk peluncuran komersial 5G di Rusia “, – Kornya.

Dikutip oleh Cnet, pada Selasa 11/06/2019, sejalan dengan Kornya, Guo Ping juga tampak optimis dengan kolaborasi ini. Guo mengatakan Huawei memiliki lebih dari 16.000 paten yang akan menempatkan perusahaan China di garis depan dunia.

“Kami berharap bahwa upaya bersama ini akan membantu Rusia bergerak lebih cepat menuju era 5G,” katanya.

Kerja sama ini tentu saja membuat perang dingin antara Rusia dan Amerika Serikat menjadi semakin panas. Seperti kita ketahui, Rusia dan Amerika Serikat adalah dua negara yang bersaingan.

 

Sumber: kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *