Opsi Membuat Aplikasi: Merekrut Karyawan Sendiri VS Melalui Jasa Vendor (Software House)

Ditulis oleh: Arif Subarkah | 08 Jul 2023

Dalam mengembangkan aplikasi, ada dua pendekatan yang umum digunakan oleh sebuah perusahaan: merekrut karyawan sendiri atau menggunakan jasa vendor (software house). 

Setiap pendekatan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Artikel ini akan membahas beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan saat memilih antara dua pendekatan tersebut.


  1. Membuat Aplikasi dengan Merekrut Karyawan Sendiri


  1. Kelebihan:

  • - Kontrol Penuh : Dengan merekrut karyawan sendiri, perusahaan memiliki kendali penuh atas seluruh proses pengembangan aplikasi, mulai dari perencanaan, desain, pengembangan, hingga pengujian. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan aplikasi dengan persyaratan bisnis dan kebutuhan khusus mereka.


  • - Memiliki Tim Internal: Dengan memiliki tim internal yang fokus pada pengembangan aplikasi, perusahaan dapat membangun pengetahuan dan keahlian dalam pengembangan aplikasi secara spesifik. Tim internal juga dapat memahami dengan lebih baik kebutuhan pengguna internal dan proses bisnis yang terlibat.


  • - Skalabilitas Jangka Panjang: Dalam jangka panjang, memiliki tim internal dapat memberikan keuntungan dalam hal skalabilitas. Perusahaan dapat memperkuat tim pengembangan seiring pertumbuhan kebutuhan aplikasi dan mengembangkan kapabilitas internal yang berkelanjutan.


  1. Kekurangan:

  • - Biaya Tinggi: Merekrut, melatih, dan mempertahankan karyawan berpengalaman dalam pengembangan aplikasi dapat menjadi investasi yang mahal. Perusahaan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk gaji, tunjangan, pelatihan, dan infrastruktur teknologi yang diperlukan.


  • - Waktu Pengerjaan yang Lama: Membangun tim pengembangan internal membutuhkan waktu yang cukup lama, terutama dalam hal merekrut karyawan yang berkualitas dan membentuk tim yang efektif. Ini dapat menghambat kemajuan pengembangan aplikasi dan memperpanjang waktu peluncuran produk.


  • - Keterbatasan Sumber Daya: Perusahaan mungkin memiliki keterbatasan dalam sumber daya manusia dan keahlian teknis yang tersedia. Jika tidak memiliki karyawan yang memadai dalam tim pengembangan, hal ini dapat mempengaruhi kualitas dan kinerja aplikasi.


2. Menggunakan Jasa Vendor (Software House): 


  1. Kelebihan:

  • - Keahlian Khusus: Jasa vendor umumnya memiliki keahlian dan pengalaman yang luas dalam pengembangan aplikasi. Mereka sering bekerja dengan berbagai proyek dari industri yang berbeda dan dapat memberikan wawasan dan solusi terbaik.


  • - Pengerjaan Cepat: Jasa vendor biasanya memiliki tim pengembangan yang sudah terbentuk dan berpengalaman, sehingga dapat mempercepat proses pengembangan aplikasi. Mereka juga dapat menyesuaikan tim sesuai dengan kebutuhan proyek.


  • - Biaya Lebih Terkendali: Meskipun jasa vendor mengenakan biaya jasa, dalam beberapa kasus, penggunaan jasa vendor dapat lebih hemat biaya daripada membangun tim internal. Perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya operasional bulanan seperti gaji dan tunjangan karyawan.


  1. Kekurangan:


  • - Kontrol yang Terbatas: Menggunakan jasa vendor memungkinkan adatanya keterbatasan kendali perusahaan atas proses pengembangan aplikasi. Perusahaan harus bergantung pada keputusan dan jadwal yang ditentukan oleh vendor, yang mungkin tidak selalu sejalan dengan kebutuhan bisnis.


  • - Kurangnya Pemahaman Bisnis: Vendor mungkin tidak memiliki pemahaman yang mendalam tentang proses bisnis perusahaan dan kebutuhan khusus yang diinginkan. Hal ini dapat menyebabkan kemungkinan adanya kesenjangan dalam pemahaman dan menghasilkan aplikasi yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan.


  • - Ketergantungan pada Pihak Ketiga: Menggunakan jasa vendor berarti perusahaan akan bergantung pada pihak ketiga untuk dukungan dan pemeliharaan aplikasi. Jika terjadi masalah dengan vendor atau perusahaan memutuskan untuk mengubah vendor, dapat terjadi gangguan dalam layanan.


Kesimpulan: 

Membuat aplikasi dengan merekrut karyawan sendiri dan melalui jasa vendor (software house) memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Perusahaan harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti kebutuhan bisnis, anggaran, jangka waktu proyek, dan sumber daya yang tersedia sebelum memilih pendekatan yang tepat. Penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan mempertimbangkan faktor-faktor ini agar dapat mengambil keputusan yang terbaik untuk pengembangan aplikasi perusahaan.




Berbagi artikel
Kategori Artikel


Artikel Lain

Pengelolaan Administrasi Bisnis Yang Efektif
Ditulis oleh: Frederika Nova | 15 Dec 2023
Tantangan dan Peluang dalam Dunia Web Development
Ditulis oleh: Lestin Seran | 05 Dec 2023
Mengenal Berbagai Jenis Sistem Operasi di Era Digital
Ditulis oleh: Frederika Nova | 30 Nov 2023